Rabu, 03 April 2013

Inilah Matematika... Benar gak ya... (Part 1 Modus)



Modus dalam matematika didefinisikan sebagai nilai yang sering muncul. Inilah cara menghitung modus:
  1.  Data yang belum dikelompokkan
    Modus dari data yang belum dikelompokkan adalah ukuran yang memiliki frekuensi tertinggi. Modus dilambangkan mo.
  2. Data yang telah dikelompokkan
    Rumus Modus dari data yang telah dikelompokkan dihitung dengan rumus:
Keterangan :
Mo = Modus
L = Tepi bawah kelas yang memiliki frekuensi tertinggi (kelas modus)
i = Interval kelas
b1 = Frekuensi kelas modus dikurangi frekuensi kelas interval terdekat sebelumnya
b2 = frekuensi kelas modus dikurangi frekuensi kelas interval terdekat sesudahnya
(Apakah Anda tahu darimana rumus ini didapat?. Mengapa demikian?. Rumus ini merupakan sebuah penafsiran. Memang tidak banyak buku yang membahas darimana rumus ini diperoleh.)
Contoh:
Sumbangan dari warga Bogor pada hari Palang Merah Nasional tercatat sebagai berikut: Rp 9.000, Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 9.000, Rp 9.000, Rp 7.000, Rp 8.000, Rp 6.000, Rp 10.000, Rp 11.000. Maka modusnya, yaitu nilai yang terjadi dengan frekuensi paling tinggi, adalah Rp 9.000.
Dari dua belas pelajar sekolah lanjutan tingkat atas yang diambil secara acak dicatat berapa kali mereka menonton film selama sebulan lalu. Data yang diperoleh adalah 2, 0, 3, 1, 2, 4, 2, 5, 4, 0, 1 dan 4. Dalam kasus ini terdapat dua modu, yaitu 2 dan 4, karena 2 dan 4 terdapat dengan frekuensi tertinggi. Distribusi demikian dikatakan bimodus.
Sekarang coba tebak untuk data seperti ini :
1. 2,3,4,6,7,9
2. 2,2,3,3,4,4
3. 7,7,7,7,7,7
Yang mana modusnya?
Mari coba kita bahas bersama. Untuk soal pertama kita memiliki data dengan datum yang berbeda-beda. Manakah nilai yang sering muncul?. Pada soal pertama ini, data tersebut tida memiliki modus, karena tidak memiliki frekuensi tertinggi. Lalu, bagaimana dengan soal kedua?, 2 muncul dua kali, begitu juga dengan 3 dan 4. Manakah modusnya?. Tidak perlu diambil pusing, jawaban dan alasannya sama dengan alasan untuk jawaban pertama. Nah, lanjut pada soal yang ketiga. Semua datum bernilai sama. Apakah datum 7 dapat dikatakan sering muncul? atau kasus soal tersebut sama halnya seperti kasus soal pertama dan kedua. Apakah Anda bingung?. (Sebenarnya sayalah yang dibuat bingung dengan pertanyaan saya sendiri). Sebenarnya cukup simpel untuk menjawabnya. Penasaran???... Admin akan simpan dulu jawabannya...

0 komentar: